[SHARE] POMPA SEMANGAT DENGAN MENYEMANGATI

POMPA SEMANGAT DENGAN MENYEMANGATI




Awal Cerita

Kemarin baru saja Saya bertemu dengan kawan lama saya sewaktu masa SMA. Kami bertemu di sebuah pusat perbelanjaan di kota Hujan. Saat itu dia memberitahu saya bahwa dia sedang dalam keadaan Galau akut. Akibat keinginannya untuk menikah. Dan dia butuh sedikit dorongan dari saya akan hal ini.

Maka singkat cerita berjumpalah kami di sebuah tempat Karaoke. Sengaja saya mengajak dia ke tempat ini terlebih dahulu. Supaya dia bisa melepaskan rasa stressnya dengan bernyanyi. Bernyanyi sekerasDia -kerasnya :).

Percakapan

Selepas acara Karaoke selama 2 jam itu, kami lanjutkan dengan makan bersama. Dan selama makan inilah sahabat saya banyak bercerita tentang keadaan dia, bagaimana hubungan percintaannya, dan segalanya. Saya mendengarkannya dengan seksama, hingga dia berhenti bercerita dan saya pun memulai bagian saya. Beginilah kira-kira percakapan kami :

AG : "Bro Gimana, ente masih ada rasa atau harapan sama ni Perempuan?"
JO : "Jujur Gi, gw sebenernya udah mengikhlaskan dia. Kalau dia memutuskan untuk menikah sama orang lain,, Ya Gw terima."
AG : "Terus..?"
JO : "Anehnya ketika gw sudah se-ikhlas ikhlasnya melepas dia.. Eh dianya yang galau.. Seperti memberi sinya sebenernya dia masih pengen sama Gw.. Dan bilang kok kamu ga ragu2 sih?"
AG : (Saya tersenyum mendengar hal ini) "Itu karena lw menunjukan ketegasan bro.. Cewek tu ga suka sama cowok yang ragu. Biar salah, tapi kalau kita tegas mereka akan lebih seneng dengan kita"

Begitulah sedikit percakapan kami, yang mungkin saya kurang lihai dalam menuliskannya.
Pada intinya saya meyakinkan dia bahwa masalah yang dia hadapi saat ini sebenernya mudah. Kuncinya adalah keberanian. Saya katakan padanya bahwa masalah ini jauh lebih ringan daripada masalah-masalah dia sebelumnya.

Sedikit Kisah Lalu

Kalau boleh saya ceritakan, kawan saya ini seorang Duda. Yang memiliki masa lalu yang cukup hmm.. Dia dilahirkan dalam keluarga yang terpecah. Ayah dan Ibu-nya berpisah, sedangkan dia diasuh oleh tantenya. Dia kehilangan sosok keluarga dalam masa kecil dan remaja-nya. Namun Saya yakinkan pada dirinya.. Bahwa dia bisa melewati itu sebelumnya. Maka seharusnya kegalauan seperti ini bisa dilewati dengan mudah.

Kuncinya adalah Saya meyakinkan dirinya bahwa dia bisa, dia mampu dan pasti sanggup. Sayapun tidak lupa mencatat janjinya kalau pada hari senin ini dia akan mengabari hasil dari strategi yang kami diskusikan bersama.

Kami mengakhiri pertemuan tersebut pada jam 7 malam. Dikarenakan saya harus kembali ke Kota Jakarta sebab besok harus memulai kursus.
Diperjalanan saya berkali-kali membuka bbm... Disana terlihat sobat saya ini berkali-kali meng-update status yang menunjukan rasa senang bertemu dengan saya.. Karena dengan begitu dia bisa bersemangat dan merasa yakin akan tujuan dirinya selanjutnya

Conclusion


Well... Semua itu ada pada Keyakinan Anda sendiri
"Everything Gonna Be Okay"

Saya senang membacanya. Ditambah lagi pertemuan tersebut membuat saya yang sebelumnya agak loyo, menjadi bersemangat juga :D. Saya merasa memiliki energi baru, untuk melangkah menuju cita-cita saya tahun ini "Berkarir di Middle East" :)
[SHARE] POMPA SEMANGAT DENGAN MENYEMANGATI [SHARE] POMPA SEMANGAT DENGAN MENYEMANGATI Reviewed by Anggi Nurbana on 01.39 Rating: 5
Diberdayakan oleh Blogger.