[FIQIH POPULER] Hukum Tato dan Tindikan dalam Islam

HUKUM TATO DAN TINDIK DALAM ISLAM

Tato Mengubah tubuh menjadi buruk


Wanita memiliki kodrat untuk mencintai keindahan, sehingga wanita merasa senang untuk berhias secantik mungkin. Sejalan dengan itu Islam tidak melarang wanita untuk berhias. Karena ALLAH SWT menyukai segala sesuatu yang indah sebagaimana tercantum dalam sebuah hadis. Akan tetapi berhias tentunya memiliki batasa batasan tertentu, sehingga tidak boleh sampai berlebih-lebihan, apalagi sampai merubah ciptaan ALLAH.

Yang dimaksud dengan merubah ciptaan ALLAH salah satunya adalah kebiasaan untuk bertato dan menindik tubuh. Sebuah riset baru-baru ini mempublikasikan bahwa Bertato dapat menyebabkan penyakit kulit yang mematikan, penyakit ini dinamakan "Skin Eater Disease" atau Penyakit Pemakan Kulit. Penyakit ini dapat mengakibatkan terbunuhnya sel-sel yang ada didalam tubuh.

Beberapa keinginan remaja berhias menggunakan tato dan tindik, biasanya hanya karena alasan tren, tuntutan komunitas ataupun tradisi nenek moyang. Dan memang betul karena kebiasaan bertato ternyata sudah ada sejak zaman dahulu kala. Sebagian orang arab khususnya kaum perempuan biasa mentato sebagian kulit pada tubuhnya. Biasanya diawali dengan memberi tanda pada muka dan kedua tangan dengan warna biru dengan bentuk ukiran atau gambar tertentu.

Tato Tradisi Jahiliyah


Tradisi ini kemudian diikuti oleh para pemeluk agama yang ada pada kala itu sebagai bentuk persembahan dengan lambang-lambang agama mereka. Perbuatan ini tentunya perbuatan yang cukup menyakitkan, karena dalam pembuatan tato, kulit akan ditusuk oleh jarum. Dan aktivitas Bertato ini akan menyebabkan turunnya Ancaman Laknat, seusai dengan bunyi Hadist yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Umar :
" Allah SWT melaknat wanita yang mentatoto dan yang ditato, wanita yang mencabut/mencukur (bulu alis agar terlihat cantik) dan wanita yang minta dicabut, wanita yang memapar giginya supaya bagus dan yang mengubah ciptaan ALLAH" (Mutafaqun Alaih)

Selain memberikan citra seni, suatu ketika Tato akan menciptakan citra suram bagi si Pemilik sehingga pada akhirnya nanti sang pemilik tato akan meminta tato yang ada pada kulitnya untuk dihapuskan beserta dengan tindikan-tindikan tertentu.

Tindikan : Menyimpan Bahaya Besar

Lain lagi dengan tindikan. Tindikan dapat mengakitabkan bahaya yang lebih besar pada tubuh kita. Salah satunya adalah tindikan Lidah. Tindikan lidah ternyata dapat mengakibatkan penyakit jantung. Pada dasarnya pada lidah manusia terdapat jutaan bakteri. Adanya lubang tindikan di lidah merupakan kesempatan besar bakteri untuk bersandar pada lubang tersebut. Bakteri tersebut ikut mengalir bersama dengan dara dan menyebabkan infeksi yang bernama Angina Ludwig dan endokarditis.

Hukum bertindik dalam Islam
Salah Satu contoh Tindik yang berbahaya


Angina Ludwig merupakan pembengkakan di dasar mulut dan dapat menutup saluran napas. Sedangkan Endokarditis merupakan peradangan serius di katup jantung. Selain itu tindik menggunakan jarum terkadang dapat menularkan virus HIV. Virus itu dapat menular melalui jarum yang sebelumnya telah dipakai oleh penderita AIDS.

Tindik atau body pierching biasanya untuk telinga tapi juga menjangkau organ kemaluan.. Masya Allah. Padahal Tindikan-tindikan tersebut sejatinya dapat menimbulkan bahaya terselubung.

Beberapa gangguan yang dialami berdasarkan tempat tindikan adalah:

1. Tindikan di bagian mulut atau lidah dapat menyebabkan kesulitan berbicara dan makan, pengeluaran air liur yang berlebihan dan gangguan pada gigi.
Tindikan di mulut dan hidung dapat tersedot bahkan masuk ke dalam badan sehingga membutuhkan operasi untuk mengambil tindikan.

2. Tindikan di puting dapat merobek kulit. Gangguan galaktorea atau air susu yang mengalir tiba-tiba dari payudara juga dapat disebabkan oleh menindik puting.

Wanita yang sedang hamil atau menyusui dan memiliki tindik atau ingin ditindik sebaiknya menyadari komplikasi langka yang dapat mempengaruhi dirinya sendiri atau anaknya.

3. Tindik pusar, menindik bagian tubuh ini sangat memungkinkan terjadinya infeksi karena iritasi dari pakaian ketat yang digunakan. Hal ini karena kulit pusar merupakan bagian yang sangat sensitif.

3. Tindikan di kelamin dapat menyebabkan kemandulan karena infeksi, mengahalangi jalannya air seni, hingga menyebabkan jaringan parut.
Pada pria, priapism atau rasa sakit ketika ereksi bisa terjadi akibat tindikan di kelamin.

4. Tindik alis, menindik bagian tubuh ini sangat berisiko jika tidak dilakukan ditempat yang tepat. Tindik harus dilakukan pada sudut 40 derajat dari sudut luar mata. Jika tempatnya tidak tepat maka berisiko mengalami kerusakan saraf, karena daerah tersebut mengandung 3 saraf supra orbital besar.

5. Tindik telinga bagian atas, menindik bagian telinga tersebut lebih berbahaya karena terdapat tulang rawan disepanjang tepi telinga. Jika terjadi infeksi di bagian tulang rawan tersebut akan lebih sulit untuk diobati dan bisa memicu kecacatan pada telinga.

Banyak penelitian yang menyimpulkan bahwa tindik badan bisa dijadikan sebagai penanda perilaku yang berbahaya, gejala gangguan psikologis dan ciri kepribadian anti sosial.

Untuk menghindari komplikasi, pencegahan adalah kuncinya. Orang yang ingin badannya ditindik sebaiknya mempertimbangkan riwayat medisnya dengan lengkap untuk mengetahui kondisi yang dapat menyebabkan komplikasi. Selain itu, memilih penindik badan yang memenuhi syarat juga perlu untuk meminimalkan risiko.

Demikianlah Hukum dari Tato dan Tindikan dalam Islam. Selain diharamkan, perilaku tersebut juga berbahaya dan mengancam kesehatan. 
[FIQIH POPULER] Hukum Tato dan Tindikan dalam Islam [FIQIH POPULER] Hukum Tato dan Tindikan dalam Islam Reviewed by Umi Basil on 15.07 Rating: 5
Diberdayakan oleh Blogger.