Kemana Harus Berjalan?

Sedikit Celoteh Engineer Muda yang Capek Dipermainkan

Mau Kerja apa bingung, dikerjain sama perusahaan PHP

Lelah sebenarnya, ketika mulai mencari lagi apa yang harus dilakukan. Ketika semua usaha untuk mencapai target yang besar mencapai kegagalan. Ketika dunia mempermainkan. Ketika kita sudah menyerah sebelumnya dan berharap Allah tidak akan memberikan jalan karena kita tahu ini akan sia-sia, namun keadaan terus memaksa untuk maju. Dan Akhirnya hanya kecewa.

Mau marah, frustasi, atau kecewa juga tidak akan membuat keadaan menjadi membaik malah semuanya akan terasa semakin kacau. Kalau kata orang mah jalani aja, ya sudah saya jalani dan saya terima sepenuhnya.

Siapa mau berusaha?


Kalau kata Neo, nasib manusia itu berbeda-beda dan siapa mau berusaha.. Well saya sudah berusaha dengan semua yang saya punya dan kalau hasilnya nol.. Kita tetap harus realistis.

Ketika orang-orang berkata untuk mengejar mimpinya.. Ya aku sedang mengejarnya, namun tetap dalam keadaan berkeluarga kita tidak mungkin mati-matian seperti waktu bujangan dulu. Sekarang harus ada rem, uang harus tetap disimpan sebab anak harus tetap makan dan rumah harus tetap dibayar.

Ustad Yusuf Mansur bilang, kalau orang yang sholat 5 waktunya dimasjid, tepat waktu dan berjamaah maka Rezekinya dijamin. Alhamdulillah untuk rejeki di jamin, selama ini sekeluarga tidak merasakan kekurangan sesuatu apapun. Lalu saya juga bingung, entah apa yang mau dikeluhkan.

Uang ada lebih dari cukup, anak semua sehat. Jadi sebenarnya harus lebih bersyukur.. Ya bersyukur dan tidak usah bimbang..

Well.. kalau dipikir kesana, sebenarnya benar tapi yang jadi bahan pemikiran adalah, setelah keadaan seperti sekarang dimana pekerjaan tidak jelas dan penghasilan tidak menentu. Ditambah lagi semua usaha menemui kebuntuan kecuali yang kecil (Namun sebenarnya yang kecil begitu).


Sudah dikoreksi, kesalahan bukan dari pribadi juga


Btw, kebuntuan dan kegagalan katanya tidak bisa disalahkan pada orang lain. Namun bagaimana kalau memang kesalahan ada pada orang lain. Orang lain yang berkata bisa dan kita yakin namun ternyata tidak becus yang akhirnya merugikan kita?


Hei Penelepon, Calon Customer Palsu atau Perusahaan Iseng


Atau orang lain yang (sebenarnya pihak manajemen) yang rupanya hanya bercanda-canda tentang tender yang diadakan. Padahal kita sudah mengeluarkan daya dan upaya serta biaya puluhan juta. Namun hanya untuk diperlihatkan pada bosnya dirinya bekerja dan dokumen tersebut dibuang bagai sampah.. Ahhh sudahlah.. Mungkin bagi Anda yang tidak pernah merasakan hal yang sama sampai ratusan kali akan dengan enteng mengatakan anggap aja biaya entertain.. Tapi coba jika pakai uang Anda sendiri.. Maka kita harus lebih hati-hati.

By the way dalam tulisan yang agak ngeluh ini ada ilmu yang bisa sobat ambil. Ilmu tersebut adalah ciri-ciri tender bohongan atau pengadaan yang tidak ada (anda pasti bingung dengan bahasa tersebut). Namun berikut adalah cirinya.

1. Anda dipanggil oleh staff biasa (Bukan sekelas manager) ke suatu perusahaan dan staff tersebut ternyata baru bekerja beberapa bulan?

Kalau itu yang terjadi, lebih baik tidak usah dilanjut. Karena staff tersebut hanya mau menggunakan ilmu Anda (yang telah didapatkan  secara susah payah bertahun-tahun ) ditambah dengan desain Anda (yang diminta secara gratisan padahal Anda sudah mencurahkan segenap waktu). Untuk kemudian ditunjukan pada atasannya, sehingga dirinya kelihatan bekerja. T_T (Mudah-mudahan orang atau staff picik jenis ini dilaknat).

2. Perusahaan tiba-tiba peduli lingkungan setelah bertahun-tahun tidak peduli

Jika Ada perusahaan yang memanggil waste water engineer untuk meminta desain, coba selidiki kapan terakhir memiliki IPAL? Kemudian bagaimana keadaan pabriknya?
Jika ternyata ipal juga engga punya setelah lebih dari 5 tahun berjalan ditambah dengan pabrik yang berantakan.
Kalau ini benar maka lebih baik Anda tidak usah melanjutkan berhubungan dengan perusahaan macam ini. Karena mereka hanya tiba-tiba tergerak karena ada desakan dari BPLHD atau KLH sehingga dirinya butuh konsultan (yang gratisan padahal gw sudah kesana dengan biaya dan tenaga serta waktu).
Dan mereka butuh dokumen desain dari konsultan atau kontraktor hanya untuk diperlihatkan pada KLH atau BPLHD sebagai bukti mereka sedang dalam proses (padahal sampe mati cuma proses doang >> asli perusahaan gini banyak banget!).

3. Dipanggil oleh manajer tapi..

kalau Anda dipanggil oleh setingkat manager, saran saya adalah coba pancing untuk membeli satu atau dua barang yang harganya murah sekitar ratusan ribu namun mintalah PO dari Purchasing. Lihat, apakah dirinya berkelit ataukah memang pelit atau memang ga punya power untuk ke purchasing lalu dilanjut ke manajemen.
Intinya adalah, tidak perlu berhubungan dengan manajer yang mengeluarkan PO ratusan ribu aja tidak sanggup. Percuma, Anda hanya menghabiskan waktu. Sebab dirinya tidak punya power.

Btw.. bagi-bagi ilmu boleh, tapi pengeluaran harus dihitung. Serius.. sekali jalan menggunakan mobil saja bisa keluar uang 500 ribu minimal. Kalau ternyata hanya bercanda, tidak perlu merugikan orang seperti itu lah mas/mbak.

Apa ya.. lama kelamaan sepertinya postingan ini jadi seperti bentuk kekesalan. Tapi ya sudah.. memang begitu adanya. Mudah-mudahan pemirsa yang membaca ini yang kebetulan suka memanggil saya lewat olah-air.com padahal tidak ada niatan beli atau tidak punya akses ke purchasing mengurungkan niat saja.

Kalau masalah nanya-nanya, saya akan balas via email atau whatsapp. namun kalau Anda minta datang... coba pertimbangkan cost yang harus saya keluarkan untuk bahan lawakan Anda. Kecuali Anda serius, buktikan dengan beli satu atau dua barang yang harganya murah. Saya pasti akan bantu Anda.

Sudah ya.


Kemana Harus Berjalan? Kemana Harus Berjalan? Reviewed by Aji Angkasa on 22.44 Rating: 5
Diberdayakan oleh Blogger.